Ramadhan memulihkan luka batin dan menguatkan inner game. Panduan reflektif menata hati, berdamai dengan kecewa, dan kembali pada Allah.
Prolog: Ramadhan Memulihkan Luka — Jalan Healing Hati di Bulan Suci
Kajian The Heart of Ramadhan (Sesi 3) bersama Coach Sonny Abi Kim
Pada sesi sebelumnya, dalam Kelas Spesial Ramadhan The Heart of Ramadhan: Menata Hati di Bulan Suci, kita belajar bagaimana Ramadhan menghidupkan iman dan mengaktifkan kembali “kode hati” dalam diri kita.
Kita disadarkan bahwa inti perubahan bukan terletak pada strategi hidup, melainkan pada kondisi hati.
Sesi ketiga ini adalah kelanjutannya.
Jika sebelumnya kita berbicara tentang menghidupkan iman, maka kini kita masuk lebih dalam: bagaimana Ramadhan memulihkan luka batin yang selama ini diam-diam kita simpan.
Karena sering kali, yang membuat iman redup bukan kurangnya ilmu.
Melainkan luka yang tidak pernah benar-benar diberi ruang untuk sembuh.
Bersama Coach Sonny Abi Kim, kita diajak melihat bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah.
Ia adalah ruang pemulihan.
Madrasah penyembuhan jiwa.
Sebab yang perlu kita pulihkan bukan hanya tubuh yang lelah oleh aktivitas, tetapi hati yang menyimpan kecewa, kehilangan, dan kelelahan yang tak selalu terlihat.
Dan di sinilah Ramadhan bekerja—
bukan sekadar memperbanyak amal, tetapi membersihkan lapisan luka yang selama ini tersembunyi.

