Refleksi Surah Ar-Rahman ayat 66–67 tentang dua mata air yang memancar di surga. Tadabbur Qurani yang mengajak hati menyadari rahmat Allah yang mengalir dalam kehidupan.
Day 26 – Mata Air yang Memancar dari Rahmat Allah
Prolog Sifillah – Melanjutkan Perjalanan Tadabbur
Bismillah.
Perjalanan tadabbur Surah Ar-Rahman terasa seperti perjalanan hati yang perlahan membuka lapisan demi lapisan rahmat Allah.
Di awal surat ini, Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai Ar-Rahman, Yang Maha Pengasih. Dari sana kita diajak menyadari berbagai nikmat yang sering luput dari perhatian—penciptaan manusia, keseimbangan alam, hingga keindahan bumi yang Allah hamparkan.
Kemudian Surah Ar-Rahman membawa kita menengok hari pembalasan, tempat di mana setiap amal akan menemukan balasannya.
Di bagian pertengahan surat, Allah menggambarkan surga-surga yang disiapkan bagi orang-orang yang berbuat baik.
Pada Day 25 kemarin, kita merenungi gambaran dua surga yang tampak hijau tua karena lebatnya pepohonan, tanda kesuburan dan kehidupan yang penuh kedamaian.
Dan hari ini, pada Surah Ar-Rahman ayat 66–67, Allah melanjutkan gambaran itu dengan satu detail yang sangat menenangkan hati: mata air yang memancar di dalam surga.
