Produktif dengan Semangat Kontribusi
Pagi itu saya kembali diingatkan tentang mengapa kita hidup, saat mengikuti kajian The Richness of The Soul bersama Ustadz Dedy Irawan, Ketua Yayasan WPI.
Sebuah refleksi mendalam menghantarkan pada satu pertanyaan krusial:
Apakah keberadaan kita di dunia sudah sesuai dengan tujuan penciptaan?
Allah berfirman:
“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku (saja).”
(QS. Adz-Dzaariyaat: 56)
1. Saat Dunia Tak Lagi Cukup
Banyak dari kita bangun pagi dengan rutinitas yang sama, namun lupa mensyukuri hal paling mendasar: masih diberi kesempatan untuk sujud kepada-Nya.
Kita mungkin bisa menggenggam dunia, tapi tetap merasa hampa.
Karena ternyata, dunia tak akan pernah cukup bila Allah tidak hadir dalam hati.
Lihatlah, di tengah pencapaian dan popularitas, banyak yang tetap merasa kosong—bahkan memilih jalan mengakhiri hidup.
Kenapa? Karena mereka kehilangan arah. Hilang makna. Hilang Tuhan.
.png)