Refleksi Surah Ar-Rahman ayat 1–13 tentang kasih sayang Allah, syukur, dan 31 Days Challenge untuk menata hati di bulan Ramadhan.
Ada satu fase dalam hidupku sebagai perempuan…
di mana aku terlihat baik-baik saja,
tapi sebenarnya sedang lelah secara diam-diam.
Rutinitas berjalan.
Peran terpenuhi.
Target tercapai.
Namun hati terasa kosong.
Aku bisa tersenyum di depan banyak orang.
Tetap menjalankan kewajiban.
Tetap terlihat kuat.
Tapi di dalam, aku mudah tersinggung.
Mudah membandingkan.
Dan… mudah mengeluh.
Yang paling jujur?
Aku sering merasa hidupku kurang.
Kurang dihargai.
Kurang dimengerti.
Kurang ringan.
Padahal kalau dihitung dengan sadar,
nikmatku jauh lebih banyak daripada keluhanku.
Itulah mengapa ketika aku kembali membaca dan mentadabburi Surah Ar-Rahman ayat 1–13, rasanya seperti sedang dipanggil pulang.
Bukan ditegur.
Bukan dimarahi.
Tapi dipanggil dengan kasih.







