Refleksi Surah Ar-Rahman ayat 68–69 tentang nikmat yang dipilihkan Allah. Pelajari makna kurma dan delima dalam Al-Qur’an serta bagaimana memahami syukur dan ketenangan hidup melalui tadabbur yang mendalam.
Nikmat yang Dihadirkan dengan Cinta
Prolog Refleksi (Melanjutkan Day 26)
Bismillah.
Perjalanan tadabbur Surah Ar-Rahman hingga hari ke-27 terasa seperti Allah sedang menuntun hati kita melihat rahmat-Nya secara perlahan.
Di hari-hari sebelumnya, kita diajak menyadari:
-
Allah adalah Ar-Rahman, sumber segala kasih sayang
-
Alam semesta adalah bukti nyata nikmat-Nya
-
Kehidupan ini akan kembali kepada-Nya
-
Surga disiapkan sebagai balasan bagi hamba yang beriman
Kemudian pada Day 25 dan 26, Allah mulai memperlihatkan gambaran surga yang lebih detail:
Surga yang hijau, subur, dan dipenuhi kehidupan.
Mata air yang memancar, mengalir tanpa henti.
Dan hari ini, di ayat 68–69, Allah melanjutkan gambaran itu dengan sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan manusia:
makanan.
.png)


.png)


